Posts Tagged ‘slice of life’
minus.: Kekuatan yang Besar Membutuhkan Komik yang Besar
Apa yang akan anda lakukan jika anda memiliki kemampuan untuk melakukan apapun dan mewujudkan apa saja… sebuah kekuatan super yang hampir tak berbatas? Dan apa yang terjadi bila kekuatan itu dimiliki oleh seorang anak kecil yang lugu? Ryan Armand menggoreskan petualangan sehari-hari si anak itu dalam minus., webcomic ‘berukuran XL’ dan berhiaskan seni warna ala cat air nan ciamik.
Loli Loves Venom: Saat yang Imut Bertemu yang Amit-Amit
Internet telah memberi kita ruang untuk berimajinasi dengan sebebas-bebasnya; Tidak hanya terhadap dunia ciptaan pikiran kita sendiri, tapi juga dunia ciptaan orang lain. Maka seiring dengan mewabahnya penggunaan internet di seluruh dunia, meluber pulalah berbagai fan fiction dan fan art: Karya seni yang orisinil (dalam artian ditulis/digambar sendiri), tapi berbasiskan setting cerita atau karakter orang lain yang umumnya sudah lebih dahulu terkenal lewat buku, film, serial TV, animasi, atau komik.
Meskipun nilai seni dan sastrawinya masih kerap menjadi kontroversi, tak jarang pula kita menemukan karya fans yang begitu unik sehingga mau tak mau kita harus menghargai kreativitas pembuatnya. Salah satu contohnya dalam dunia webcomic adalah “Loli Loves Venom” (LLV).
Kevin and Kell: Bhinneka Tunggal Ika dalam Dunia Hewan
Apa jadinya bila seekor kelinci dan seekor serigala saling jatuh cinta, menikah, dan membangun rumah tangga? RAGE! FURY! DISGUST! ICKY! Alegori terhadap rasisme dan prasangka di dunia manusia inilah yang menjadi benang merah setiap strip komik Kevin and Kell (“K&K”) selama 13 tahun terakhir. Dan Bill Holbrook, sang pengarang komik ini, tidak hanya sekedar menyentuh permukaan atawa yang ringan-ringannya saja.
Sebagai contoh, bagi Kevin si kelinci dan Kell si serigala, ini adalah pernikahan kedua mereka. Masing-masing sudah punya anak dari perkawinan sebelumnya: Lindesfarne si landak (yang diadopsi oleh Kevin) dan Rudy (anak kandung Kell). Dengan keluarga yang sangat ‘multikultural’ (ada herbivora, karnivora, dan insektivora yang juga binatang malam), Bill Holbrook meramu segala konflik penyesuaian diri dan penerimaan terhadap mereka yang berbeda dengan nada humor, namun tetap mengena dengan isu yang sebenarnya cukup serius. Tema semacam ini tidak hanya terbatas pada keluarga K&K saja, tapi juga pada karakter-karakter lain yang memiliki masalah identitas spesiesnya masing-masing.


